Cloud Storage

Cloud Storage atau yang sering diartikan ke dalam bahasa Indonesia sebagai “penyimpanan awan” atau “penyimpanan di awan” adalah salah satu contoh pengaplikasian dari Cloud Computing atau “komputasi awan”. Berbagai frasa dalam bahasa Indonesia yang sering muncul untuk meng-Indonesia-kan istilah ini diantaranya “ruang penyimpanan data (di) awan”, “media simpan data (di) awan”, dan sebagainya. Untuk mudahnya ‘cloud storage’ ini bisa dipahami sebagai “media penyimpanan data di internet” saja (Cloud = internet, Storage = media penyimpanan). Jadi, kita bisa memanfaatkan layanan yang disediakan oleh perusahaan penyedia layanan ini untuk menyimpan data kita melalui jaringan internet.

Jenis layanan ‘cloud storage’ ini ada beberapa macam, tergantung tujuan penggunaan dan jenis penggunanya. Menurut situs Webopedia.com, layanan ‘cloud storage’ ini bisa dibedakan menjadi 4 jenis yaitu Personal Cloud Storage, Public Cloud Storage, Private Cloud Storage dan Hybrid Cloud Storage. Berikut ini gambaran umum mengenai jenis-jenis ‘cloud storage’ tersebut:

  1. Personal Cloud Storage

    Sesuai dengan istilahnya, layanan ini ditujukan untuk pengguna personal/pribadi. Beberapa layanan ‘cloud storage’ jenis ini yang saya ketahui antara lain Dropbox, Google Drive, Box, Microsoft OneDrive, Apple iCloud dan MediaFire. Kita bisa memanfaatkan layanan ini untuk menyimpan data kita berupa file gambar, teks, file arsip, bahkan video. Data yang kita simpan di layanan penyimpanan data online ini bisa kita akses sewaktu-waktu menggunakan aplikasi yang tersedia untuk berbagai perangkat yang kita miliki seperti komputer dan smartphone ataupun dengan langsung mengakses situs web layanan tersebut melalui peramban web (web browser). Beberapa penyedia layanan ini bahkan menyediakan fitur untuk mem-preview ataupun meng-edit file yang kita simpan. Beberapa layanan juga menyediakan fitur link khusus untuk men-download file yang kita simpan untuk dibagikan kepada orang lain. Bahkan ada fitur-fitur menarik lainnya, seperti fitur OCR yang disediakan oleh Google Drive.

    Biasanya layanan-layanan ini menerapkan strategi harga ‘Freemium’, yang kurang lebih artinya gratis untuk paket standar tetapi bisa di-upgrade menjadi paket premium (berbayar). Untuk pengguna umum biasanya paket standar yang gratis pun sudah relatif cukup memenuhi kebutuhan.

  2. Public Cloud Storage

    Layanan jenis ini biasanya digunakan oleh perusahaan yang menyimpan datanya pada penyedia layanan ‘cloud’ sebagai tambahan media pada sistem yang mereka miliki. Pusat data yang dimiliki sendiri oleh perusahaan terpisah dengan layanan ‘cloud’ yang digunakan. Penyedia layanan ‘cloud’ mengelola sepenuhnya penyimpanan ‘public cloud’ yang digunakan oleh perusahaan klien mereka.

    Contoh lain dari jenis ini adalah layanan ‘cloud’ yang secara spesifik menyediakan layanan bagi situs web yang memerlukan menyimpan datanya di luar server utama mereka. Biasanya hal ini disebabkan banyaknya file pada situs web tersebut, sehingga datanya memerlukan media penyimpanan khusus agar menekan biaya sewa server. Contoh perusahaan yang menyediakan layanan seperti ini adalah Amazon S3 (Amazon Simple Storage Service) dan salah satu perusahaan web hosting lokal yaitu CloudKilat.

  3. Private Cloud Storage

    Jenis ini biasanya digunakan oleh perusahaan yang memiliki infrastruktur pusat data sendiri. Server perusahaan dan penyedia layanan ‘cloud’ terintegrasi di dalam pusat data perusahaan. Penyedia layanan ‘cloud’ juga memiliki infrastruktur di dalam pusat data perusahaan, yang biasanya dikelola oleh penyedia layanan itu sendiri.

  4. Hybrid Cloud Storage

    Jenis ini adalah kombinasi antara ‘Public Cloud Storage’ dan ‘Private Cloud Storage’. Sebagian data terutama data yang bersifat rahasia dan penting tersimpan di ‘private cloud’, sedangkan data lainnya tersimpan dan dapat diakses pada penyedia layanan ‘public cloud’.

Itu dia sedikit gambaran mengenai layanan ‘Cloud Storage’, mudah-mudahan bisa dipahami. Tanggapan, pertanyaan ataupun koreksi bisa dibagi di kolom respons di bawah ini. 😉

 

 


profile-avatar Arief Rahman Hakim
A WordPress enthusiast. Web designer & WordPress theme developer. Love photography & coffee.

Respons

Beri Respons